Tampilkan postingan dengan label Wolfgangs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wolfgangs. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Maret 2011

Wolfgangs Band Ramaikan Musik Rock Indonesia

Ada yang menarik tentang musik yang ditawarkan
band rock baru ini, Wolfgangs Rock metal
Band. Para punggawa dan
generasi penerus rock metal di
Tanah Air ini mempunya naluri
kuat dalam bermusik.



Tentu saja, menurut Elmon sang
gitaris Wolfgangs Rock metal Band, untuk
bisa dinikmati para penggemar
yang jumlahnya masih terbilang
jutaan orang. "Selalu membuat kejutan dalam
bermusik adalah ciri kami, walau
terbilang masih baru, perhatian
akan lagu dan musik, kita sudah
melekat di telinga pendengar
tanah air. Sebab, setiap show di daerah, mereka sangat
menantikan kami," ujarnya
kepada VIVAnews.com saat
ditemui di studionya di Kawasan
Tebet, Jakarta.

Wolfgangs Rock metal Band yang difasilitasi
Avra Music Studio digawangi
Edos Manggala (drummer), Elmon
(gitaris), Arya Setyadi (bassis)
dan Robbie Matulandi (vokalis).
Mereka muncul tanpa harus memancang target tertentu.
Sebab, bagi mereka bermain
musik itu tidak ada nilainya. "Konsep dan tekad kami hadir
kembali di blantika musik rock
metal sangat sederhana. Kami
ingin mengeksplore kemampuan,
sekaligus pengalaman terdahulu
di era kekinian. Jika kemudian menemukan teman-teman satu
visi, kami berharap bisa menjadi
kekuatan yang maha dahsyat,"
tutur Edos penggagas lahirnya
Wolfgangs, band rock metal
tersebut.


Nilai plus yang sementara
terlihat dalam Wolfgangs karena
berhasil menggaet mantan
vokalis grup musik rock Edane,
Robbie Matuladi. Vokalis keren
berdarah campuran ayah Manado dan ibu asal Ukraina ini
diharapkan mampu memberikan
daya magnet atau sihir,
kembalinya penggemar penggila
musik rock metal untuk
memberikan apresiasi positifnya. Tak cuma itu, Arya Setiadi
selaku pencabik bass, terbilang
punya nilai plus karena
pengalamannya sebagai guru
musik di IMI Jakarta. Belum lagi,
dengan keberadaan sang gitaris, Elmond Gultom, komitmen dan
pilihan dengan mengibarkan
bendera grup rock metal
dengan nama Wolfgangs yang
bisa diartikan sebagai
segerombolan srigala yang menakutkan, karena kepengen
bermain musik liar namun keras,
cepat, dan berkarakter.

Rabu, 16 Maret 2011

Wolfgangs Rock metal

Wolfgangs Biasa Main Keras


Keberadaan musik metal hingga kini
semakin tergerus oleh kondisi
di mana musik pop dan Melayu
yang kian menjamur. Namun, di
tengah kondisi seperti
demikian, Edos Manggala yang sebelumnya dikenal sebagai
drummer grup rock metal
Barong masih memupuk sebuah
asa.


Dengan segala keberanian
untuk meluluskan ambisi
bermusiknya, Edos berupaya
membangkitkan musik metal
Indonesia dengan melahirkan
grup Wolfgangs. "Konsep dan tekad kami hadir kembali di
blantika musik rock metal
sangat sederhana. Kami ingin
mengeksplore kemampuan
sekaligus pengalaman
terdahulu di era kekinian. Jika kemudian menemukan teman-
teman satu visi, kami berharap
bisa menjadi kekuatan yang
maha dahsyat," tegas Edos di
Jakarta beberapa waktu lalu.


Gayung pun bersambut setelah
Wolfgangs berhasil menggaet
mantan vokalis grup musik
rock Edane, Robbie Matulandi.
Bersama Wolgangs, vokalis
keturunan Manado-Ukraina diharapkan mampu memberikan
magnet kepada penggemar
penggila musik rock metal.
"Kami beruntung setelah
Robbie mau begabung.


Karakter vokalnya sangat
dibutuhkan di sini," ujar Edos.
Tak cuma itu, Arya Setyadi
(bas) Elmond Gultom akhirnya
melengkapi formasi Wolgangs
yang punya komitmen bermain musik liar, namun keras, cepat
dan penuh breget.


"Bisa muncul di genre musik
rock metal memang sudah jadi
pilihan. Kami malah ingin disebut
sebagai pendobrak pintu,
kembali muncul serta eksisnya
rock metal abad 21 di Indonesia. Rasanya, hasrat
tersebut bukanlah keinginan
yang muluk-muluk," ungkap
Arya.


Untuk mewujudkan
harapannya, Wolfgangs
meyiapkan single jagoannya
yang bertajuk Terluka yang
mewakili lagu-lagu lainnya
seperti Begini, Satu, What's Wrong dan Hentikan, yang bisa
dinikmati di album perdana
Wolfgangs.



Wolfgangs Konsisten di
Jalur Rock Metal



Merasa jumlah penggemar musik yang beraliran rock metal cukup banyak, membuat grup band Wolfgangs tetap konsisten menjalani musik keras. Personel Wolfgangs pun cukup yakin, musik rock tidak akan mati. Musisi yang beraliran rock kini makin kreatif. "Musik rock tetap hidup. Aku akan mengangkat kembali musik rock di Indonesia," kata vokalis Wolfgangs, Robby.

Sementara pembetot bas Wolfgangs, Arya Setyadi menambahkan, musik masih bisa bersaing dengan jenis musik lainnya. Bahkan aliran rock di Indonesia kini makin kreatif. Ada beberapa grup band, yang membaurkan musik rock denga irama melayu. Hal itu tidak menjadi masalah, justru sebaliknya musik rock makin berwarna. Wolfgangs sendiri tetap pada jalur rock metal.

Total Tayangan Laman

theremon666@gmail.com
DOWNLOAD:
VOLTURYON - Coordinated Mutilation (2011) genre:Death orgin:Sweden BENIGHTED - Asylum Cave (2011) genre:Death/Grind orgin:France IMPRECATORY - Mortal Intestines Decay [2005] Genre(s) : Brutal Death metal Origin : Indonesia (Bandung) Band: Outlander Origin : Indonesia (Pontianak,West Borneo) Genre(s) : Slamming Brutal Death DEAD SQUAD - Horor Vision (2009) Indonesia (Jakarta) Genre(s) : Tech. Brutal Death Morbid Angel - 1989 -Abominations of Desolation Morbid Angel - 1991 - Blessed Are The Sick Morbid Angel - (1990) Altars Of Madness Morbid Angel - 1993 - Covenant Morbid Angel - (1995) Domination Morbid Angel - (1996) Entangled in Chaos - (Live) Morbid Angel - (2000) Gateways To Annihilation Morbid Angel - (2002) Tyrants From The Abyss (Tribute to Morbid Angel) Morbid Angel - (2003) Heretic Morbid Angel - (2005) Ignominious - Part REMON INSIDE™ Brutal Music Reviews

Cari Blog Ini

REMON INSIDE™ :
free counters