Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Maret 2011

DEATH METAL (skill)


1. Dengarkan apa yang ada dibalik suara gitar dan
vokal yang kasar. Meskipun
suara2 parau dan gitar yang
kasar kadang2 menganggu
pendengaran kita (terutama bagi
mereka yg hanya terbiasa dengan musik lembut), suara2
tadi lebih dari sekedar kebisingan
idiot. Ada melodi, pola, dan
komplektisitas untuk disadari dan
dihargai jika kita punya cukup
banyak waktu. Mungkin hal ini akan sedikit menyentil para
pecinta fanatik musik melayu
tanah air.

2. Sadari bahwa memainkan dan
menyanyikan death metal
tidaklah mudah. Ketika seseorang
dengan background musik dasar
dapat secara instan belajar main
musik pop, untuk mempelajari musik death metal dibutuhkan
waktu yg lebih lama. Sebagai
bandingannya, mungkin
membutuhkan watu yg sama
untuk belajar main death metal
dengan belajar musik klasik atau jazz. Bandingannya, lihatlah solo
dari Siksa Kubur dan Kangen
Band. Bandingkan, maka akan
sangat terlihat perbedaanya.

Untuk instrumen perkusif,
permainan drum pada death
metal adalah sangat teknikal dan
presisi. Dibutuhkan waktu
bertahun2 bagi seorang drummer
death metal untuk mencapai skill yang memadai untuk memainkan
pola rhythm yg sedemikian
kompleks pada tempo yg
kedengaran mustahil. Sebagian
besar elemen perkusi pada musik
yg populer (dengan perkecualian musik jazz) sangat simpel dan
kadang2 hanya merupakan musik
elektronik yg bukan dimainkan
oleh musisi beneran. Inilah yg
dijual ke publik. Untuk mereka yg
lebih tertarik dengan skill, jazz dan death metal menawarkan
suguhan yg lebih menarik untuk
menikmati bakat gitar dan drum.

3. Sekali-sekali nontonlah death
metal secara live. Lihatlah
bagaimana para musisi yg
memainkan instrumen secara
eksploratif. Jika anda mencoba
memainkannya sendiri, anda akan menyadari bahwa orang2 death
metal adalah musisi2 yg sangat
berbakat. Mempelajarinya
membutuhkan latihan dan
dedikasi, yg menghapus
stereotipe bahwa para metal head adalah orang2 yg malas.
Anda mungkin juga akan terkesan
betapa energiknya para anak2
death metal. Jangan harap ada
death metal di acara2 kayak
Dahsyat, HipHipHura, Derings, dan sebagainya.

4. Di death metal, hampir setiap
orang selalu menulis musik
mereka sendiri. Termasuk riff,
drum, solo, dan liriknya. Menulis
musik anda sendiri membuktikan
dimensi lain dari kepiawaian instrumental seorang musisi,
menjadikan musik lebih personal
dan tidak ‘ pabrikan’ . Dijamin gak akan ada kasus jiplak2an,
contek2an, ato saling mengklaim
lagu orang di death metal.

5. Jangan lihat musiknya dari
konteks atau subyek pribadi.
Mungkin liriknya terdengar gak
sopan dan sadis, tentang zombie,
pembunuh berantai, ato bunuh
diri. Tapi hal2 tersebut adalah kenyataan yg tak terpisahkan
dari kehidupan umat manusia. Jadi
apakah salah bagi seorang musisi
death metal untuk merekam
kejadian2 tersebut secara
fiksional menjadi sebuah lagu? Padahal di acara2 TV dan koran2
jg banyak berita tentang
tawuran, perkosaan, dan
bunuh2an. Sebenarnya banyak
juga kok yg mengambil tema
liriknya misalnya dari cerita rakyat, ato masalah agama dan
sejarah. Bandingkan dengan tema
melayu jatuh cinta, apa gak
bosen tiap hari jatuh cinta-patah
hati-jatuh cinta-patah hati?

6. Pelajari sub-genre dari death
metal itu sendiri. Tidak semua
death metal sama. Genre ini
mencangkup banyak sub-genre
yg kadang2 bercampur satu sama
lain. Hasilnya, sulit untuk mendeskripsikan satu band
dengan satu sub-genre saja.
Berikut daftar umum untuk sub-
genre death metal.

Blackened – mengadopsi tema dan elemen musik black metal.
Contohnya Behemoth
Brutal – Spawn of Possesion, Suffocation, Deicide, Dying Fetus,
Obituary, Cannibal Corpse
Doom – tempo yg lebih pelan, atmosfer melankolis, growl yg
lebih dalam, dan drum dobel pedal.
Autopsy, Sepultura
Deathcore – drum cepat, gitar down tune, tremolo picking,
scream, growl, riff melodik dan
breakdown. All Shall Perish, Job
for A Cowboy, God Forbid
Grind – intense, musiknya singkat2, vokal menjerit lebih
menonjol. Carcass
Jazz fusion – Atheist, Cynic Melodic – harmoni gitar dan melodi dengan vokal tingi. Arch
Enemy, At The Gates, Soilwork, In
Flames, Amon Amarth, Children of
Bodom
Symphonic – Nightfall, Eternal Tears of Sorrow
Technical/Progressive – strukture lagu dinamis, time signature,
harmoni, dan melodinya tidak
umum. Nile, Necrophagist, Death.

7. Kebanyakan lirik di death metal
adalah fiksi dan tidak untuk
diikuti. Jadi jangan menganggap
apa yg anda dengar di musik
death metal adalah serius. Lirik2
itu hanyalah penumpahan emosi seorang musisi pada lagunya.

DEATH METAL


Death metal adalah sebuah sub-genre dari musik heavy metal yang berkembang dari thrash metal pada awal 1980-an. Beberapa ciri khasnya adalah lirik
lagu yang bertemakan kekerasan atau kematian, ritme gitar rendah (downtuned rhythm
guitars), perkusi yang cepat, dan
intensitas dinamis. Vokal biasanya
dinyanyikan dengan gerutuan
(death grunt) atau geraman
maut (death growl). Teknik menyanyi seperti ini juga sering
disebut "Cookie Monster vocals".

Beberapa pelopor genre ini adalah Venom dengan albumnya
Welcome to Hell (1981) dan Death dengan albumnya Scream Bloody Gore (1987). Death metal kemudian dikembangkan lebih
lanjut oleh band-band seperti Cannibal Corpse, Morbid Angel, Entombed, God Macabre,
Carnage, dan Grave.

Kemudian era 2000'an, Death
Metal berkembang sangat pesat.
Banyak band-band jebolan aliran
death metal menjadi pembaharu
dalam musik metal. Band-band
tersebut antara lain Inhuman Dissiliency, Disavowed, Viraemia,
Hiroshima Will Burn, Amon Amarth,
Inveracity, The Berzeker, Dying Fetus, Condemned, dan masih banyak lagi.

Di Indonesia, genre ini diawali
pergerakan dan perkembangan-
nya di tahun 1990-an dengan
band thrash metal Rotor di Jakarta. Pergerakkan utama
Death Metal Indonesia berasal
dari munculnya inisiatif oleh band
Grindcore asal Malang, Rotten
Corpse, yang menggarap untuk
pertama kalinya (yang diketahui) musik Death Metal. Kemunculan
dan permainan Rotten Corpse
akan Death Metal merupakan
pertanda dari lahirnya sebuah
individu musik baru, bernama
Death Metal. Beberapa band pioneer Death Metal lainnya di
daerah lain, seperti Trauma dari Jakarta , Insanity dan Hallucination dari Bandung, Death Vomit dari Jogjakarta , Slow Death dari Surabaya, kemudian berkembang dengan band-band
yang dianggap sebagai senior
karena pengalamannya masing-
masing seperti: Disinfected,
Ancur, Plasmoptysis, Jasad dari Bandung, Siksa Kubur , Funeral Inception dari Jakarta,Cranial Incisored Yogjakarta , Semarang
Grind Buto. Abysal. R.O.H, Blast
Torment dari Padang,Total Rusak dari Bukittinggi,Praying For Suicide Tragedy dari Bukittinggi dan Jahanam Corpse dari Batam

Perkembangan musik Death
Metal di Indonesia mengalami
perkembangan yang sangat baik.
Diantaranya terusulkannya suatu
forum pusat dari pecinta Death
Metal Indonesia, yang bernama forum Death Metal Indonesia,
yang bernama Indonesian Death
Metal atau disingkat IDDM.
Kemudian juga muncul
Indogrind.net, GUBUG RIOT,
staynocase, dan lainnya. Saat ini, band-band baru Death Metal
akan menyuarakan 'suara-suara
maut' dalam event metal. Band-
band Death Metal di Indonesia
sekarang antara lain Dynasty of
Waru, Bad Habit, Asphyxiate, Bleeding Corpse, Death Vomit, Kill
Harmonic, Grind Buto, Infected
Voice, Brain Ass, Hatestroke,
Sickmath dan sebagainya.

Perkembangan Death Metal
Indonesia setelah terciptanya
IDDM, merupakan sebagai indikasi
dan peresmian kelompok-
kelompok Death Metal di seluruh
wilayah Indonesia untuk go on public atau menunjukkan diri
mereka masing-masing pada
publik. Seperti pada saat ini,
banyak sekali kelompok/
komunitas Death Metal Indonesia
di wilayah mereka masing-masing yang sudah menunjukkan diri
mereka di Internet. Komunitas-
komunitas tersebut masih
merupakan bagian dari
Indonesian Death Metal/IDDM.
IDDM merupakan salah satu web penghubung yang menjadi
tempat bertukar pikiran maupun
aspirasi hingga media untuk
iklan / promosi album maupun
merchandise. Komunitas-
komunitas tersebut diantaranya adalah Malang Death Metal
Force, Bandung Death Metal,
Bekasi HORDE! Death Metal,
Jogjakarta Corpse Grinder,
Magelang Death Metal Militia,
Sukoharjo Death Metal, Semarang Death Metal, Bali
Death Metal sampai Samarinda
Death Metal dan masih banyak
lagi komunitas di seluruh
Indonesia.



Beberapa subgenre death metal:
>Technical death metal - Death
Metal yang dikembangkan
dengan nada-nada diatonis,
merupakan perkembangan dari
musik Death Metal ke yang
lebih kompleks. Seringkali diasosiasikan sebagai
penggabungan antara death
metal dengan progressive rock
dan jazz fusion.
>Melodic death metal - heavy
metal dicampur dengan
beberapa unsur Death Metal,
misalnya death growl dan
blastbeat
>Progressive death metal - gabungan antara death metal
dan progressive metal
>Brutal death metal - Brutal Death Metal merupakan
perkembangan dari Death
Metal itu sendiri. Brutal Death
Metal merupakan salah satu
perkembangan yang berhasil
menghasilkan perkembangan lagi di genre Death Metal.
Brutal Death Metal
menghasilkan Slamming-Gore
Brutal Death Metal, Slamming-
Groove Technical Brutal Death
Metal, Slamming Goregrind, dan lainnya.
>Deathcore - gabungan antara metalcore/groove metal
dengan death metal,
merupakan genre Death Metal
yang lebih menjurus kepada
musik Post Hardcore.
>Death/Doom - gabungan
antara doom metal dan death
metal
> Blackened death metal -
Blackened Death Metal
merupakan usul-usul yang
dilakukan oleh band-band
Death Metal yang ingin
menggabungkan kembali unsur Black Metal pada Death Metal
seperti yang terjadi pada Era
Pertama Death Metal, di mana
Death Metal masih tercium
bau-bau Black Metal.

: DEATH METAL (skill)

Jumat, 11 Maret 2011

Heavy Metal pada akhir 1960-an dan awal 1970-an



Pada tahun 1968, Heavy Metal mulai bersatu. Pada bulan Januari
di San Francisco, band Blue Cheer
merilis cover dari Eddie Cochran klasik "summertime Blues," dari album debut mereka Vincebus Eruptum, bahwa banyak menganggap bahwa mereka orang pertama dalam merekam Heavy Metal. Pada bulan yang sama, Steppenwolf merilis self- titled debut album, yang mencakup "Born to Be Wild," dengan lirik "heavy metal". Pada bulan Juli, dua rekaman penting muncul, yaitu dari The Yardbirds dengan album Think About It, sisi pada single terakhir pada band dengan kinerja oleh gitaris Jimmy Page dan Iron Butterfly's dengan album In - a-Gadda-Da-Vida. Pada bulan Agustus, The Beatles mengeluarkan single dengan mevolusi single, yaitu dengan redlined gitar dan drum suara, menetapkan standar baru untuk distorsi dalam konteks top penjualan.

The Jeff Beck Group, pemimpin yang telah mendahului muka sebagai gitaris The Yardbirds', merilis debut rekaman pada bulan yang sama. hal itu menampilkan beberapa hal yang paling yg dashyat. Pada bulan Oktober, band baru, Led Zeppelin, membuat debut-live nya. Pada bulan November, Love Sculpture, dengan gitaris Dave Edmunds, mengibarkan bandnya untuk membantu musik blues, dengan sebuah ketukan, agresif versi Khachaturian dari "Sabre Dance." The Beatles mengeluarkan album yang disebut White Album, yang juga datang dari bulan tersebut, yang
didalamnya termasuk lagu Helter Skelter, yang merupakan salah satu bunyi heaviest-lagu yang pernah dirilis oleh band besar. The Pretty Things dengan musik rock opera mengeluarkan album S.F. Sorrow, yang dirilis pada bulan Desember, dengan fitur "Proto Heavy Metal" yang didalamnya terdapat lagu seperti "Old Man Going."

Pada Januari 1969, Led Zeppelin
mengeluarkan self-titled debut
albumnya dan albumnya mencapai
angka 10 pada Billboard album
chart. Pada bulan Juli, Zeppelin
dan daya trio dengan inspirasi Cream, namun suara cruder ,
Grand Funk Railroad, diputar di
Atlanta Pop Festival. Bulan yang
sama, akar dari trio Cream lain
dipimpin oleh Leslie West merilis
Mountain, album ini penuh dengan gitar Heavy blues-rock
dan teriakan vocals. Pada bulan
Agustus, kelompok tersebut
sekarang dikenal dengan
mountain yang ditetapkan
diputar engan jam yang lama pada Woodstock Festival. Debut
album Grand Funk yaitu On Time,
juga datang dari bulan tersebut.
Pada musim gugur, Led Zeppelin II
menjadi nomor 1 dan single
"Whole Lotta Love" masuk angka 4 pada Billboard pop chart.
Dengan hal tersebut membuat
Revolusi Metal berada di bawah
arah.

Sejarah Heavy metal 1

Sejarah Heavymetal 1



Heavy metal ditemukan oleh
Band veteran Tahun 60'an
Steppenwolf, dalam lagu
klasiknya yang berjudul 'Born To
Be Wild' (ada di baris kedua bait
kedua, "dasar maniak barang remeh-remeh!")."I like smoke and
lightning Heavy metal thunder
Racin' with the wind And the
feelin' that I'm under". Tapi istilah itu belum dipakai
secara tepat sampai pada tahun
1970, ketika Black Sabbath
merilis album perdana klasik
mereka yang berjudul ' Paranoid'.
Cukup banyak band Heavy metal. Dari tahun 1960-an atau bisa
disebut Blues Rock seperti Led
Zeppelin, AC/DC Classic metal dan
disekitar 60an sampai 70'an atau
disebut Classic Rock seperti Black
Sabbath, Blue Oyster Cult, Deep Purple, Alice Cooper. Permainan
Classic metal dimainkan kadang
dengan Organ. Musiknya
dikendalikan olehriff yang lebih
sering dimainkan dalam tangga
nada minor. Vokalisnya juga terpengaruh oleh Led Zeppelin
kecuali Bapak metal Ozzy
Osbourne yang dipengaruhi oleh
Sirene udara.

Berikut beberapa jenis metal lagi: 70'an
Ditahun 1968, sound yang akan
menjadi terkenal dengan sebutan
heavy metal telah bersatu. Di
Januari, band dari Francisco Blue
Cheer mengeluarkan cover song dari lagunya Eddie Cochran's
"Summertime Blues", di album
debut mereka Vincebus Eruptum
dan banyak yang beranggapan
bahwa rekaman pertama orisinil
heavy metal adalah dari album tersebut.

Progressive rock
Genre ini memang cenderung ke
Rock tapi tetap aja ada unsur
metalnya, yaitu, lagu panjang,
lirik berkata ke roh dan setan-
setan dan melodi gitar yang panjang. beberapa band
Progressive rock ini seperti
Genesis, Marillion, Rush, Queen,
Jethro Tull. Belakangan sekitar
Akhir 80'an barulah muncul genre
yang lebih tepat disebut Progressive metal seperti Dream
Theater, Queensrÿche, Fates
Warning, yang lebih cenderung
ke visualisasi.

Punk
Punk juga merupakan genre
yang tidak terlalu Metal awalnya.
hingga pada akhir 60'an muncul
Bapak punk Iggy Pop & The
Stooges, New York Dolls dan memasuki pertengahan dan akhir
70'an baru munculah Sex Pistols,
The Clash, The Damned, The
Ramones yang sangat kental
logat Inggris-nya. Tapi punk
nyaris runtuh ketika bertabrakan dengan Pop ditahun
80'an dan berubah menjadi New
Wave.

Awal 80'an

Genre ini muncul di 70'an dan
masih berupa musik Punk rock
tapi lebih dikenal di awal 80'an. Di
gawangi oleh band-band seperti
Motörhead, Iron Maiden, Venom
dan Diamond Head, .

NWOBHM muncul di Britania raya

Awal 80'an ketika Heavy Metal
bertabrakan dengan Blues di
Britania Raya. Muncul Genre yang
disebut New Wave of British
Heavy Metal (NWOBHM) dengan
riff nge blues dan vokal yang melengking. Muncullah band-band
seperti Iron Maiden, Motörhead,
Saxon, Judas Priest, Def Leppard
dan Samson.

Big Girls' Blouse Metal atau Soft
Rock, 'AOR', Pop-rock

Pertengahan 80'an giliran
NWOBHM dan American Metal
yang bertabrakan dengan Pop
hingga menjadi Big Girls' Blouse
Metal dengan kibasan rambut
sang penyanyi cenderung slow dan lirik asmara. Band dari genre
ini juga adalah "bekas" dari band
yang bertabrakan itu seperti
Reo Speedwagon, Foreigner.

Extreme Metal (Underground)

Thrash metal, Power metal,
Speed metal, Black metal, Death
metal, Grindcore,

Tempo lagu sangat cepat yang
diusung oleh gitaris yang
memainkan gitar rhytm
Downstroke pada Thrash metal
oleh band-band seperti Metallica,
Megadeth, Slayer dan Anthrax yang dijuluki Big Four Of Thrash.
Di San Francisco ada Testament
dan Exodus di New Jersey ada
Overkill dan Sepultura dari Brazil,
lalu pada tahun 1990'an,
underground ini lebih memasuki ke Extreme metal seperti
Grindcore dipelopori oleh Napalm
Death dan Carcass, Black metal
yang diprakarsai oleh band-band
cadas seperti Venom, Mayhem,
Bathory, Mercyull Fate, berkembang pada 1991 menjadi
Scandinavian Death metal oleh
Entombed, Dismember, Unleashed,
dan At The Gates Melodic Death
metal yang berasal dari
Gothenburg Swedia lalu berkembang di Finlandia dan
Norwegia oleh band-band seperti
Arch Enemy, Dark Tranquillity,
Disessction. Florida Death metal
adalah Turunan jenis musik
Thrash metal yang berasal dari band Kreator dan Destruction
melahirkan band band asal
Florida yang terkesan lebih
brutal yang menjadi Techical
metal di pioniri oleh Cynic
(kemudian menjadi berevolusi menjadi Aghora ), Atheist,
Immolation, Death. Progressive
Death metal yang mungkin lebih
cenderung ke visualisasi dan
banyak menggunakan Tradisional
pun dimaklumi, Pionirnya adalah Opeth, Pestilence, Death,
Novembre dan mungkin
Progressive metal oleh Dream
Theater.

Perbedaannya dengan Power
metal adalah genre ini lebih
bersemangat dan vokalis genre
ini kebanyakan di pengaruhi oleh
Rob Halford dan Bruce Dickison
band-band genre ini kebanyakan dari Eropa. Misalnya, Europe
(Swedia), Iron Maiden (U.K),
Helloween (Jerman). Dan Speed
metal dimainkan lebih cepat
sangat-sangat cepat dan
bertenaga seperti Motörhead (akhir-akhir), Iron Angel,
Anthrax.

90'an

Ketika para orang sudah
kehabisan nama untuk mencari
genre dan ketika punk yg jarang
di era 80'an. tahun 90'an menjadi
solusi ketika muncul genre yang
disebut Grunge dan Alternative metal.

Alternative metal adalah salah
satu jenis metal yang paling
populer di awal 90'an. Tapi ketika
awal 80an orang sudah mengenal
bagianya, Funk metal yang
dipelopori oleh Faith No More, Red Hot Chilli Papers, Extreme,
Primus, lalu hingga pada tahun
90'an munculah Rage Against The
Machine. Selain itu ada Industrial metal
band seperti Fear Factory lalu
Ministry lah pentolanya. Industrial
metal juga banyak di pelopori
oleh band dari Jerman seperti
Rammstein ,Oomph!, Megaherz. Lalu ada Punk Metal atau
Crossover Thrash punk dengan
lebih banyak gitar. Band-band
genre ini seperti Suicidal
Tendecies, Stromtroopers of
Death. Dan lama-lama genre ini bermatamorfosis menjadi
Hardcore Punk. Nu Metal, Genre alternative
metal yang terakhir adalah metal
modern yang bermain dengan
nada Industrial. Banyak band-
band dari Korn, Slipknot, Limp
Bizkit, Linkin Park hingga Disturbed. lalu banyak bagian
genre ini dari Rap core, Rap
metal, Hip metal.

Grunge (90'an)

Tahun 1990-an ketika wabah
musik Grunge yang awalnya
adalah Punk dan bermunculan di
Seattle dan dikembangkan oleh
Kurt Cobain walaupun sedikit
cenderung ke Alternative rock. Band Grunge dari Seattle,
seperti Nirvana, Soundgarden,
Pearl Jam, dan Alice in Chains
sebelum band itu ada
sebenarnya grunge sudah ada
oleh band-band seperti Malfunkshun dan Green River
setelah itu ada Temple of the
Dog Mad Season, Mudhoney
sampai Melvins. Setelah kematian
Kurt Cobain musik Grunge jarang
datang lalu kembali di-ilhami dengan band-band seperti Skin
Yard dan PJ Harvey. Jika suatu
band memainkan musik Grunge
tapi band itu bukan berasa dari
Seattle. Nama yang dipakai
bukanlah Grunge, tetapi Post- Grunge seperti L7, Stone Temple
Pilots, Paw, Hole (Yang sang
vokalis Courtney Love adalah
istri dari Kurt Cobain hingga
menjadi Grunge).

Perkembangan terkini

Metal di era 2000'an (sekarang)
memiliki perbedaan yang cukup
besar, dalam artian bahwa metal
bisa berfusi dengan berbagai
macam aliran. Sebagaimana
diketahui para pelopor musik metal, penikmat musik metal
disuguhi berbagai macam jenis
metal dengan tempo yang
harmonis dan dinamis. Beberapa
aliran itu adalah Nu Metal,
Screamo (meskipun akhirnya disebut cabang emo), Deathcore,
Metalcore, dan sebagainya.

Alternative Pregystrian Metal Sering juga disebut Egyptian
Metal, dengan artian bahwa
nada-nada yang dibunyikan
adalah nada-nada nuansa Timur
Tengah. Cabang ini jarang sekali
disebut sebagai cabang metal, maksudnya aliran ini tidak bisa
disebut aliran, lebih tepatnya
progressive. Dalam hal ini, System Of A Down
turut andil dalam pembaharuan
progressive dengan alunan
pregystrian. Namun begitu, band-
band cabang lain seperti Death
Metal juga bisa disebut Pregystrian asalkan bernuansa
Timur Tengah,

Screamo Berawal dari aliran emo (emotive
hardcore) yang muncul era 90'an.
Emo sendiri suka diplesetkan
menjadi "emotional" karena
karakteristik vokal yang sangat
emosional. Pada mulanya dipelopori oleh My Chemical
Romance dan The Used, dengan
ketukan mirip punk namun lebih
mengutamakan keselarasan
oktaf gitar dan vokal yang
berteriak. Seiring berjalannya waktu, tepat
di awal tahun 2000, muncul aliran
turunan dari emo yang disebut
screamo. Screamo sendiri
dipelopori oleh Alesana dan
sejenisnya. Diikuti oleh band-band lain seperti The Red Jumpsuit
Aparatus, Chiodos, Secondhand
Serenade, Bless The Fall, dan lain
sebagainya. Ciri khas screamo adalah stem
gitar drop D dengan distorsi
halus (biasanya dicampur flanger
dan delay), dengan sentuhan
sedikit suara clean dan vokal
scream datar. Biasanya lagu-lagu screamo bertemakan cinta dan
persahabatan. Belakangan ini, screamo dianggap
cabang dari metal padahal
sebenarnya turunan dari emo.
Oleh beberapa komunitas anak
metal sendiri suka mengecap
sebelah mata dengan permainan screamo yang acap kali dianggap
"tanggung".

Death Metal (era 2000'an) Death Metal sendiri berkembang
pesat seiring berjalannya waktu.
Sebut saja band-band seperti
Lamb Of God, The Black Dahlia
Murder, Caliban, In Flames,
Converge, As I Lay Dying (yang kemudian berpindah haluan
menjadi metalcore), dan
sebagainya. Kemudian muncul band-band
Death Metal yang semakin
banyak seperti Underneath The
Gun, The Eyes Of A Traitor,
Darkest Hour, Abigail Williams, As
Blood Runs Black, dan lain-lain. Dari Death Metal inilah muncul
Deathcore.

Deathcore Deathcore berkembang sebagai
turunan dari Death Metal dengan
ciri khas lirik yang persis Death
Metal, yaitu tentang kematian,
neraka, setan, dan nuansa-
nuansa mistik. Kebanyakan dari Death Metal adalah orang-orang
atheis, sedangkan Deathcore
kebanyakan adalah orang-orang
agnostik. Pada mulanya dipelopori oleh
band-band seperti Dying Fetus
(pertengahan 90'an), The Black
Dahlia Murder, Caliban, Bring Me
The Horizon dan sebagainya.
Pada akhirnya semakin banyak Job For A Cowboy, As Blood Runs
Black, Screwtape Letters, Drop
Dead Gorgeous, Cradle Of Filth
dan lain-lain. Deathcore sendiri cenderung
bertempo cepat, hampir mirip
aliran metal old school yang
bersifat hancur-hancuran namun
masih ada grip-grip yang
melodian.

Metalcore Metalcore adalah gabungan dari
aliran Death Metal dengan Metal
Hardcore. Genre ini muncul
belakangan pada era 2000'an
tapi sudah menunjukkan ciri-
cirinya sejak era 90'an yang dipelopori oleh Trivium. Musik metalcore memiliki ciri khas
berupa gitar stem drop D sampai
C, terkadang full scream, namun
ada juga yang equalizer yang
biasanya ada dalam reffrain lagu.
Biasanya, metalcore dalam hal gitar ritmik tidak serumit death
metal namun band-band
metalcore kebanyakan bermelodi
cadas dan rumit. Jika tidak
bermelodi, biasanya ritmiknya
yang rumit. Namun nada-nada metalcore tidak seperti death
metal yang bernuansa seram,
setan, neraka, dan sebagainya. Band-band metalcore di dunia
antara lain Avenged Sevenfold,
Killswitch Engage, All That
Remains, Darkest Hour, The Eyes
Of A Traitor, Arch Enemy, I Killed
The Prom Queen, Haste The Day, Walls Of Jericho, The Devil Wears
Prada,bullet For My Valetine
dan,sebagainya Namun, Avenged Sevenfold
sekarang ini berpindah haluan
dengan ciri khas hardrock
(bukan metal), meskipun di drop
D, jika dibandingkan lagu-lagu
mereka yang dahulu yang jelas sekali nuansa metalcore,
sekarang lebih mengalun ke rock.
Semua diakibatkan dari suara
vokalisnya, Matt Shadow, yang
harus mengalami kerusakan pita
suara dan menjalani operasi sehingga tidak bisa growl seperti
dulu. Meskipun begitu, Avenged
Sevenfold berhasil memikat para
penikmat musik dari berbagai
genre dengan tajuk "Bat
Country" dan "Almost Easy" sebagai andalan mereka.

Heavy Metal pada akhir 1960-an dan awal 1970-an: Heavy Metal pada akhir 1960-an dan awal 1970-an

Total Tayangan Laman

theremon666@gmail.com
DOWNLOAD:
VOLTURYON - Coordinated Mutilation (2011) genre:Death orgin:Sweden BENIGHTED - Asylum Cave (2011) genre:Death/Grind orgin:France IMPRECATORY - Mortal Intestines Decay [2005] Genre(s) : Brutal Death metal Origin : Indonesia (Bandung) Band: Outlander Origin : Indonesia (Pontianak,West Borneo) Genre(s) : Slamming Brutal Death DEAD SQUAD - Horor Vision (2009) Indonesia (Jakarta) Genre(s) : Tech. Brutal Death Morbid Angel - 1989 -Abominations of Desolation Morbid Angel - 1991 - Blessed Are The Sick Morbid Angel - (1990) Altars Of Madness Morbid Angel - 1993 - Covenant Morbid Angel - (1995) Domination Morbid Angel - (1996) Entangled in Chaos - (Live) Morbid Angel - (2000) Gateways To Annihilation Morbid Angel - (2002) Tyrants From The Abyss (Tribute to Morbid Angel) Morbid Angel - (2003) Heretic Morbid Angel - (2005) Ignominious - Part REMON INSIDE™ Brutal Music Reviews

Cari Blog Ini

REMON INSIDE™ :
free counters